بِسْمِ اللَّهِ الرحمن الرَّحِيمِ
Kajian Sunah Musholla Baiturrahman = Syarah Riyadhus Shalihin BAB : Banyaknya Jalan Menuju Kebaikan (19 Maret 2025)
Ust. Syarif Hidayatullah, S.Ag.
Hadist ke 132:
"Dai Abu Mundzir ubay bin Ka'ab Radhiallahu Anhu, ia berkata, 'Ada seseorang yang sepanjang pengetahuan saya, tidak ada seorang pun yang rumahnya lebih jauh dari masjid daripada rumahnya dan ia tidak pernah terlambat shalat di masjid. Ada seseorang yang menyarankan, 'Seandainya kamu membeli keledai yang dapat kamu naiki pada waktu gelap dan pada waktu panas, niscaya kamu tidak begitu lelah.' Ia menjawab, 'Saya tidak suka bila rumah saya dekat dengan masjid. Sesungguhnya saya menginginkan agar perjalanan saya, baik sewaktu pergi ke masjid maupun pulang ke rumah selalu dicatat.' Kemudian, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, 'Allah telah mengumpulkan semua catatan itu bagimu. (Diriwayatkan Muslim).
Dalam hadis ini terdapat dalil bahwa banyaknya langkah menuju masjid termasuk jalan kebaikan dan jika manusia mengharapkan pahala kepada Allah, niscaya Allah akan memberikan pahala kepadanya pada saat dia pergi dan pulang dari masjid. Tidak diragukan lagi bahwa niat memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap sahnya suatu amal perbuatan dan pahalanya. Betapa banyak dua orang yang sama-sama mengerjakan shalat secara berdampingan, tetapi karena niat mereka berbeda, maka nilainya menjadi berbeda antara langit dan bumi. Demikian itu terjadi karena adanya perbedaan niat dan amal yang baik. Semakin ikhlas seseorang kepada Allah dan semakin kuat dia mengikuti Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, maka semakin besar pahala yang diperolehnya.
Hadist ke 133:
"Dari Adiy bin Hatim Radhiyallahu Anhu, ia berkata, 'Saya mendengar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, Takutlah kamu sekalian kepada api neraka walaupun hanya bersedekah dengan separuh biji kurma.'" (Diriwayatkan Bukhari dan Muslim).
Dalam riwayat lain dari Adiy bin Hatim disebutkan, "Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, 'Salah seorang di antara kalian nanti akan berbicara langsung dengan Tuhannya padahal antara dia dengan Tuhannya tidak ada penerjemah, kemudian ia melihat ke kanan tiada terlihat kecuali amal yang pernah dilakukannya, kemudian ia melihat ke kiri tiada terlihat kecuali amal yang pernah dilakukannya dan ia melihat ke depan maka tiada yang terlihat kecuali api tepat di depan mukanya, maka takutlah kalian terhadap api itu walaupun hanya bersedekah dengan separuh biji kurma. Siapa saja yang tidak mendapatkan maka cukup dengan kata-kata yang baik.'" (Diriwayatkan Bukhari dan Muslim).
Dalam hadis ini juga terdapat dalil bahwa sedekah dapat menyelamatkan kita dari neraka walaupun sedikit, karena Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, "Takutlah kalian terhadap api itu walaupun hanya bersedekah dengan separuh biji kurma." Kemudian beliau melanjutkan sabdanya, "Siapa saja yang tidak mampu, maka cukup dengan kata-kata yang baik." Atau jika tidak mempunyai separuh kurma, hendaklah dia takut kepada api neraka dengan perkataan yang baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar