بِسْمِ اللَّهِ الرحمن الرَّحِيمِ
Kajian Masjid An Nur Casagoya 27 Juni 2025, Cara Salaf Mempelajari Adab:
Ust. Aldhi Ferdian
Al Imam Ibnu Sirin mengatakan :
- Bahwa para salaf terdahulu, mereka melakukan perjuangan atau upaya dan usaha dalam mempelajari dan meningkatkan keimanan mereka dengan sungguh-sungguh.
- Para sahabat selalu bekerja keras dalam mempelajari adab yang baik, karena pada kondisi zaman pada saat itu banyak sekali rintangan dari para kaum kafir.
- Secara umum penuntut ilmu syariah pasti mendapatkan kebaikan, tetapi level dari setiap penuntut ilmu itu berbeda-beda, tergantung dengan niat dan kesungguhan setiap individu masing-masing dalam mempelajari ilmu.
- Adab dari para salaf terdahulu selalu bersikap dan berperilaku dalam kehidupan mereka sehari-hari dengan niatan hanya untuk mendapatkan keridhoan Allah.
- Rasulullah mengatakan tanda orang yang diinginkan kebaikan oleh Allah adalah bahwasanya orang tersebut satu tingkat lebih dari orang lain => selalu bersungguh-sungguh (tafaquh) dalam mempelajari suatu ilmu (mencatat, menyimak, mendengarkan dengan sungguh-sungguh dalam mempelajari ilmu syariah).
- Adab yang baik telah dicontohkan oleh Rasulullah pada tahum ke 4 kenabian dimana pada tahun itu Rasulullah diperlakukan buruk oleh orang-orang kafir saat itu dan Allah memerintahkan Rasulullah untuk tetap beradab baik kepada orang-orang kafir tersebut walau Rasulullah telah diperlakukan buruk (QS Al Qalam : 4).
- Suatu ketika seorang yahudi bertamu ke rumah Rasullah tetapi orang yahudi menyebutkan salam kebinasaan untuk Rasulullah, dan Aisah membalas juga dengan kata yang sama untuk membalas ke orang yahudi tetsebut (karena ketidak tahuan akan ilmu jika ada orang yg berbuat buruk ke kita), lalu Rasulullah mengatakan kepada Aisah (mahlad) tenang dulu Aisah (Rasulullah tetap menjawab salam yang diberikan orang yahudi tersebut dengan santun yang maksudnya adalah agar orang yahudi tersebut menjadi lunak hatinya dengan agama Islam ini).
- Para salafus saleh terdahulu dan para ulama besar dalam mempelajari ilmu selalu mempelajari dan mendatangi para ahli ilmu secara langsung agar mendapatkan kebaikan, kebiasaan baik, perilaku baik dan adab baik dari para ahli ilmu tersebut.
- Dalam menuntut ilmu syariah dan adab harus dilakukan dan dilatih secara terus-menerus.
- Orang yang beriman bukannya tidak bisa marah atau membalas keburukan dengan keburukan lagi, tetapi orang yang beriman mengetahui apa saja konsekuensi yang didapat jika membalas keburukan dengan keburukan lainnya (apakah balasan yang diutarakan diperobelhkan oleh syariah atau tidak).
- Belajar adab seperti belajar ilmu, membutuhkan waktu dan usaha, dan proses memperoleh adab baik yang paling cepat adalah bergaul dengan orang-orang yang memiliki adab yang baik (karena langsung melihat adab yang baik dari orangnya).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar