بِسْمِ اللَّهِ الرحمن الرَّحِيمِ
Kajian Sunnah Musholla Baiturrahman (8 Juni 2025)
Ust. H. Hidayat Husein
Keutamaan dalam Menuntut Ilmu Agama (Syariat Agama Islam)
Ahlus Sunnah Menasehati Pemerintah dengan cara yang baik, tidak mengadakan provokasi dan penghasutan. Prinsip ahlus sunnah wal jam'ah, tidak mengadakan provokasi atau penghasutan untuk memberontak kepada penguasa meskipun penguasa itu zhalim.
Rasulullah bersabda : barang siapa yg ingin menasihati penguasa, janganlah a menampakkan dg terang-terangan. hendaklah ia pegang tangannya lalu menyendiri dengannya. jika pengusa itu mau mendengar nasihat itu, maka itu yg terbaik dan bila penguasa itu enggan, maka sungguh ia telah melaksanakan kewajiban amanah yg dibebankan kepadanya (HR Ibnu abi ashim).
Orang yang ingin menasehati penguasa harus memiliki ilmu dan keberanian.
Jika sudah ada dalil yg shahih maka wajib utk setiap muslim taat kepada Allah dan Rasul-Nya
Ahlus Sunnah tidak suka dan tdk rela dengan kezhaliman dan kemungkaran yg dilakukan oleh penguasa, tetapi cara mengingkari kemungkaran yg dilakukan oleh penguasa dan cara menasihati harus sesuai dengan petunjuk Rasulullah dan atsar Salafush Shalih.
Menjelekkan penguasa, menyebut kekurangannya, menampakkan kebencian kepadanya secara langsung maupun di sosial media, atau berdemo hal tersebut bukan cara yang benar sesuai anjuran Rasulullah. Orang yg melakukan hal demikiam akan dihinakan Allah pada hari kiamat, sesuai sabda Rasulullah : Barang siapa yg memuliakan penguasa di dunia, akan dimuliakan Allah di akhirat, dan barang siapa yg menghinakan penguasa di dunia, maka akan Allah akan hinakan dia pada hari kiamat (HR Ahmad)
Rasulullah menyuruh kita utk bersabar terhadap kezhaliman penguasa, dan kesabaran itu Allah akan berikan ganjaran yang besar. Sesuau sabda Rasulullah : Barang siapa yg tidak menyukai sesuatu dr pemimpinnya maka hendaklah ia bersabar terhadapnya, sebab tidaklah seorang manusia keluar dr penguasa lalu ia mati di atasnya, melainkan ia mati dengan kematian Jahiliyyah (mati dalam keadaan menentang ajaran agama) (HR. Muslim no 1849 (56))
Ahlus Sunnah wal Jama'ah berpendapat bahwa mentaati pemimpin secara ma'ruf merupakan salah satu dasar utama Aqidah. Dari sini para imam salaf memasukkannya dalam kitab-kitab Aqidah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar